Bandar Lampung (CL) — Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana secara resmi menyalurkan insentif kepada ribuan kader kesehatan dan keluarga berencana di gedung Semergou Pemkot Bandar Lampung, Selasa, 17 Maret 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Muhtadi Arsyad Temenggung mengatakan, langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi nyata atas dedikasi dan pengabdian para kader yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat akar rumput.
“Penerima insentif ini meliputi kader Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), Tim Pendamping Keluarga (TPK), Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD), hingga Sub-PPKBD,” kata dia kepada Cendekialampung.com.
Muhtadi menambahkan, peran para kader sangat vital dalam menyukseskan berbagai program strategis pemerintah daerah.
“Para kader Posyandu, BKB, TPK, PKKBD, dan Sub-PKKBD merupakan ujung tombak pelayanan di masyarakat. Pemerintah Kota Bandar Lampung sangat mengapresiasi kerja keras dan pengabdian para kader yang telah membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujar dia.

Berdasarkan data yang dihimpun, kekuatan pelayanan kesehatan di Bandar Lampung ditopang oleh, 4.236 kader Posyandu., 630 kader Poskeskel dan 126 Pokmas (Kelompok Masyarakat).
Sementara itu Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana dalam sambutannya menjelaskan, keberadaan ribuan kader ini memiliki peran krusial dalam membantu pemerintah menjalankan program kesehatan, khususnya dalam percepatan penurunan angka stunting serta penguatan ketahanan keluarga.
“Penyerahan insentif hari ini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap peran penting para kader yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu, bayi, dan balita,” kata dia.
Melalui pemberian insentif ini, lanjut dia, Pemkot Bandar Lampung berharap para kader semakin termotivasi dan semangat dalam menjalankan tugasnya di tengah masyarakat.
“Penyerahan insentif hari ini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap peran penting para kader yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu, bayi, dan balita.”
Pemerintah Kota Bandar Lampung juga berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program kesehatan dan pemberdayaan keluarga melalui peran aktif kader di tingkat kelurahan hingga kecamatan.
“Dengan sinergi antara pemerintah dan para kader di lapangan,d diharapkan pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Bandar Lampung dapat semakin optimal dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga,” ujar dia. (*)


















